Lulusan Unand Disarankan Kerja ke Luar

Padang, Rakyat Sumbar—Peluang kerja di Sumbar dinilai belum sebanding dengan jumlah lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi. Universitas Andalas menyarankan lulusannya mencari peluang kerja di luar provinsi, bahkan ke luar negeri.

“Setelah tamat jangan berharap dapat bekerja di Sumbar, karena peluang kerjanya sangat terbatas. Beranikan diri dengan mencari di luar Sumbar dan di pasar Internasional. Sebab sudah banyak alumni Unand yang sukses mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar di beberapa Negara,” sebut Ketua Senat Unand, Werry Darta Taiful usai wisuda III Unand 2019, Program Diploma dan Sarjana, Sabtu (24/8).

Menurutnya, kemauan si pencari kerja mencari informasi lowongan pekerjaan yang tersedia juga ikut menentukan cepat atau lambatnya mendapatkan pekerjaan. Sekarang pengumuman lowongan kerja banyak diinfokan secara online,  tak hanya untuk perusahaan berskala nasional, tapi juga internasional.

“Harus mempunyai semangat yang tinggi untuk berjuang mendapatkan peluang pekerjaan. Sekarang perusahaan besar itu lebih banyak sebar informasi lowongan pekerjannya melalui website mereka,” ungkapnya.

Cepat atau lambatnya mendapatkan pekerjaaan, jelas mantan Rektor Unand ini juga ditentukan kapan tamat. Jika waktu lulusnya bertepatan disaat banyak  lowongan pekerjaan, peluangnya kerjanya lebih besar.

“Dalam bersaing masuk dunia kerja, tingkatkan kemampuannya dan keahlian.  Unand telah jalin kerjasama dengan beberapa perusahaan besar, peluang rekrutmen langsung tersebut juga memudahkan alumni Unand mendapatkan pekerjaan,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unand Tafdil Husni menyebutkan, sebagai perguruan tinggi terbaik yang mendapatkan pengakuan dari Kemenristekdikti, Unand terus melakukan inovasi. Program untuk mempercepat studi (Fast Track) telah mulai dilaksanakan sejak 2018 lalu. Pada Wisuda III tahun 2019 telah ada  yang diwisuda, setelah menamatkan S2 dengan waktu jauh lebih singkat.

“Fast track ini merupakan program untuk mempercepat studi bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan Strata 1 (S1) untuk bisa lanjut ke Strata 2 (S2). Dengan program ini untuk selesaikan S2 bisa menjadi 1 tahun, begitu juga untuk S3 bisa lebih cepat,” ungkapnya saat diwawancarai usai mewisuda  1.350 lulusan program Diploma III dan Sarjana Unand, Sabtu lalu.

Rektor Unand Tafdil Husni saat menyerahkan ijazah wisudawan terbaik wisuda III tahun 2019 Program Sarjana dan Diploma III, Sabtu (24/8)

Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti Fast track ini,  harus ada rekomendasi dari dosen pembimbing, disamping syarat-syarat lainnya yang harus dipenuhi. Kemudian jika mereka dinyatakan lulus pada tahap administrasi, maka akan diadakan wawancara.

“Dengan diterapkan program Fast track  bisa mempertahankan akreditasi A pada S1 dan S2. Lulusan yang dihasilkan dapat nilai yang tinggi, dan dengan masa kuliah lebih singkat. Untuk mendonkrak nilai ada program semester pendek dan remedial. Ini akan memperbanyak lulusan cumlaude Unand,” pungkasnya. (mul)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *